Berita Terkini
BAZNAS Kota Samarinda Terima Donasi Bencana Sumatera dari UPZ Masjid Jami Jabal Nur
BAZNAS Kota Samarinda Terima Donasi Bencana Sumatera dari UPZ Masjid Jami Jabal Nur
Samarinda — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Samarinda menerima donasi kemanusiaan untuk penanganan bencana di wilayah Sumatera sebesar Rp11.500.000 dari donatur Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Masjid Jami Jabal Nur Samarinda.
Penyerahan donasi tersebut dilaksanakan usai Salat Jumat, sebagai wujud kepedulian dan solidaritas jamaah Masjid Jami Jabal Nur terhadap saudara-saudara yang terdampak bencana di Sumatera.
Donasi secara simbolis diterima langsung oleh Ahmad Syahir Idris, selaku Ketua BAZNAS Kota Samarinda, bersama Sudarno, selaku Wakil Ketua IV BAZNAS Kota Samarinda.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kota Samarinda menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh donatur dan pengurus UPZ Masjid Jami Jabal Nur atas kepercayaan serta kepedulian yang diberikan melalui BAZNAS.
“Donasi ini sangat berarti dan akan segera kami salurkan kepada masyarakat terdampak bencana di Sumatera melalui program kemanusiaan BAZNAS. Semoga menjadi amal jariyah bagi seluruh donatur,” ujar Ahmad Syahir Idris.
BAZNAS Kota Samarinda terus mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam aksi kemanusiaan melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang amanah, transparan, dan tepat sasaran.
19/12/2025 | Muh. Agus Syahnginata Surya
Baznas Samarinda Diapresiasi, Diharap Jadi 'Engine' Pembangunan Daerah
Wali Kota Samarinda Dukung Penuh Upaya Kolaboratif Penguatan Pengelolaan Zakat
SAMARINDA, BAZNAS KOTA – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Samarinda melaporkan capaian kinerja semester pertama tahun 2025 kepada Wali Kota Samarinda, Andi Harun, dalam audiensi yang berlangsung di Balaikota Samarinda, Kamis (6/11/2025). Dalam pertemuan tersebut, Baznas tidak hanya memaparkan hasil penghimpunan dan pendistribusian zakat, namun juga mematangkan arah sinergi strategis dengan Pemerintah Kota Samarinda.
Capaian Penghimpunan dan Kontribusi Nyata
Ketua Baznas Kota Samarinda, Ahmad Syahir Idris, menyampaikan bahwa Baznas berhasil menghimpun total dana sebesar Rp1.290.766.103 selama periode Januari hingga Juni 2025. Angka ini mencerminkan tingginya kepercayaan muzaki, dengan rincian Zakat sebesar Rp1.206.647.407, Infak dan Sedekah Rp56.058.416, serta Fidyah Rp28.060.180.
Dana yang terkumpul telah didistribusikan secara efektif melalui lima pilar program utama Baznas:
Samarinda Peduli: Rp206.649.500
Samarinda Berdaya: Rp225.000.000 (Program produktif yang sedang berjalan)
Samarinda Dakwah: Rp164.200.300
Samarinda Cerdas: Rp13.570.000
Samarinda Sehat: Rp4.409.900
Zakat Sebagai Mesin Penggerak Ekonomi Umat
Dalam rangka memperluas manfaat zakat, Baznas juga secara proaktif menjalankan program produktif yang fokus pada penguatan ekonomi kecil. Inisiatif tersebut mencakup pemberian fasilitas usaha, seperti:
Bantuan rombong minuman di tiga kecamatan.
Rencana penyaluran 20 unit sepeda motor lengkap dengan rombong untuk penjual pentol keliling.
Selain itu, Baznas aktif menjalin kerja sama strategis dengan sejumlah perusahaan swasta untuk mengoptimalkan potensi zakat, infak, dan sedekah (ZIS) bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Samarinda.
Dukungan Wali Kota: Menuju Laboratorium Nasional Kolaborasi
Wali Kota Andi Harun memberikan apresiasi tinggi terhadap capaian dan program Baznas. Ia menilai program-program yang dijalankan selaras dengan upaya Pemkot dalam menekan angka kemiskinan dan menyatakan harapan besarnya:
"Ini langkah positif kolaborasi dengan pemerintah. Saya ingin Baznas benar-benar menjadi engine bagi kesejahteraan masyarakat Samarinda."
Wali Kota juga mendorong Baznas untuk menyusun peta kolaborasi yang jelas dengan berbagai pihak, termasuk sektor swasta dan organisasi asosiasi. Ia bahkan menegaskan kesiapannya untuk melakukan MoU bersama Baznas dan mitra strategis guna memperkuat sistem pengelolaan zakat berbasis kolaborasi.
Dengan tekad kuat, Andi Harun mencanangkan agar Kota Samarinda menjadi laboratorium nasional kolaborasi antara pemerintah dan Baznas. Ini akan diwujudkan melalui integrasi transparansi digital, audit sosial partisipatif, serta kolaborasi lintas sektor.
"Samarinda harus menjadi pionir menjadikan zakat bukan sekadar instrumen sosial, tetapi mesin penggerak pembangunan daerah — Zakat as a local development engine,” tegas Wali Kota.
Baznas Samarinda menyambut baik dukungan penuh ini dan siap mewujudkan visi menjadikan zakat sebagai kekuatan utama yang mendorong kesejahteraan dan pembangunan daerah secara berkelanjutan.
06/11/2025 | Humas BAZNAS Samarinda
BAZNAS Samarinda Bekali 20 Penerima Manfaat UMKM Z Pentol: Tekankan Amanah, Inovasi, dan Kepatuhan
SAMARINDA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Samarinda kembali menunjukkan komitmennya dalam pemberdayaan ekonomi umat melalui program Untuk Mustahik ke Muzaki (UMKM). Sebanyak 20 penerima manfaat program andalan mereka, "UMKM Z Pentol", berkumpul dalam sebuah pertemuan intensif yang membahas secara mendalam aspek teknis, arahan strategis, dan pembinaan moral usaha.
Pertemuan ini bertujuan untuk memastikan para penerima bantuan dapat mengelola usaha gerobak pentol mereka dengan baik, profesional, dan berkelanjutan. Ketua BAZNAS Kota Samarinda, Ahmad Syahir Idris, dalam sambutannya menekankan beberapa poin kunci kepada para mustahik:
Pentingnya Amanah: Setiap penerima manfaat diingatkan bahwa bantuan yang mereka terima bersumber dari dana zakat umat, sehingga harus dikelola dengan penuh amanah dan tanggung jawab.
Berusaha Sebaik Mungkin: Mereka didorong untuk berusaha sebaik mungkin, melihat usaha pentol ini bukan hanya sebagai bantuan, tetapi sebagai jalan menuju kemandirian ekonomi.
Inovatif dalam Usaha: BAZNAS mendorong para pelaku UMKM untuk selalu inovatif, baik dalam hal rasa, penyajian, maupun strategi pemasaran, termasuk memanfaatkan media sosial.
Taat Aturan: Aspek kepatuhan, terutama terkait kebersihan, perizinan, dan pelaporan perkembangan usaha, juga menjadi fokus utama agar usaha dapat berkembang secara legal dan profesional.
Pembinaan Teknis dan Pendampingan Berkelanjutan
Dengan pertemuan pembinaan ini, BAZNAS Samarinda berharap 20 pengusaha Z Pentol ini tidak hanya sukses secara finansial, tetapi juga menjadi contoh bagi mustahik lain tentang bagaimana zakat produktif dapat menjadi pendorong utama pengentasan kemiskinan dan kemandirian ekonomi masyarakat.
05/11/2025 | Humas BAZNAS Samarinda





